Diarsipkan di bawah: my feeling
aku tersentak ketika mendengar kabar itu
segera ku berlari menyambut derai air mata yang membuncah
pelukan kehilangan kudapati, dikeramaian yang tak pernah kuimpikan
dan disudut ruangan…
sosok yang kukenal…
tergolek pasrah…
dengan senyum mengembang…
seolah berkata padaku…
“semua belum berakhir”
tak terbendung asa- demi asa yang hancur merobek jantungku
kukecup keningnya…ada damai
kubelai rambutnya…ada kasih tak berbatas
kupeluk tubuhnya…ada kerinduan yang akan selalu kumiliki
satu pesannya yang selalu membuatku tersenyum
“jika aku tak ada, bukannya aku pergi, aku hanya bersembunyi, sambil
menatap setiap gerakmu, merengkuh setiap sedihmu, dan menemani
sepimu bersama deras hujan dan teriknya matahari”
hingga kini dan nanti…
tak ada penggantinya dalam hatiku…
karena…
dia ajariku melihat dunia dengan damai
dia temani langkah pertamaku dengan sabar
dia dekap setiap lukaku dengan kasih
dia rengkuh bahagiaku dengan bijaksana
dan bila saatku pergi…
aku tahu…
dia masih disana menungguku..
papa…ia sayang papa…